Januari – Lembar Pertama Buku Baru Kita

Terima kasih tahun lalu,

sudah memberi warna di kisah-kisah yang manis dan pahit.

Terima kasih tahun lalu,

pertemuan silih berganti menjadi asik dan hambar dengan wajah yang berbeda.

“Terima kasih”

Sepenggal ucapan terima kasih pada tahun lalu banyak sekali beredar di media sosial. Entah itu Facebook, Instagram dan atau mungkin Twitter (udah lama gak buka hehe). Coba kita muhasabah (renungi) kembali, apa yang sudah kita lakukan di tahun lalu. Apakah sudah baik atau belum, apakah sudah sesuai atau belum. Adakah target yang tercapai di tahun lalu, atau kah masih banyak yang terabaikan.

Astagfirullah ‘aladzim..

Mungkin di antara kita terlalu sibuk hingga melalaikan target-target itu. Ya, mungkin kamu butuh teman atau sahabat yang bisa saling mengingatkan akan target dan capaian kamu setiap tahunnya, agar bergantinya tahun ada sebuah hasil yang kamu peroleh. Aku mengutip dari sebuah buku yang sangat cocok sekali buat kita yang sedang atau terlalu bahagia dengan kemonotonan aktivitas kita.

Tiada suatu kegembiraan pun yang kekal bagimu dan tiada suatu kesedihan pun dapat mengembalikan kepadamu sesuatu yang telah hilang

Kutipan ini memiliki banyak arti bagi kamu yang berfikir. Terlalu bahagia, kamu akan terlena dengan suasana dan bisa mengikis rencana mu yang sudah kamu canangkan. Terlalu sedih, kamu akan berhenti dengan rencana yang kamu ingin selesaikan. Padahal rencana dan target-target itu akan kamu proklamirkan kepada orang terdekat mu, bahwa kamu telah menjadi pribadi yang berbeda dari yang sebelumnya dengan pembuktian karyamu.

Well,

Apa yang harus aku, kamu dan kita lakukan?

Bisa jadi..

Pertama – Mari kita niatkan kembali dengan niat yang paling baik dan tanpa ada iming-iming apapun. Niatkan pada Allah Sang Pemilik Skenario.

Kedua – Cari dan temukan sosok teman atau sahabat yang siap sedia menjadi alarm untuk mu untuk mencapai target-target mu. Tentu saja, kamu dan dia harus saling bergantian. Pun kamu harus menjadi alarm untuknya menyelesaikan kubiknya yang berserakan.

Ketiga – Kerjakan secara berulang dan pantang menyerah sebelum titik darah penghabisan. Mungkin agak alay, tapi.. ini bisa menjadi motivasi kita bersama untuk lebih optimis dalam menjalankan terget-target yang sudah kita tulis.

Bersikaplah optimis sekalipun anda berada di dalam sumber badai

Iklan

2 respons untuk ‘Januari – Lembar Pertama Buku Baru Kita

Add yours

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: